STATEMENT

Kita Sedang Dijual oleh Kemarahan Kita Sendiri

Pernahkah kita bertanya, mengapa begitu banyak hal di media sosial terasa begitu mudah membuat kita marah? Satu video membuat kesal.Satu komentar membuat tersinggung.Satu berita membuat geram.Lalu jari kita bergerak: komentar, membagikan, membalas, bahkan ikut menyebarkan. Kita merasa sedang menyampaikan pendapat. Padahal, bisa jadi kita sedang memberikan perhatian. Belakangan muncul istilah outrage economy atau “ekonomi kemarahan”. […]

Kita Sedang Dijual oleh Kemarahan Kita Sendiri Read More »

Indonesia Sedang Bising, Siapa yang Masih Mau Mendengar?

STATEMENT GUS MASSAR — SEPTEMBER 2026 Oleh Gus Massar Belakangan ini, Indonesia terasa semakin bising. Setiap hari kita disuguhi berita baru, video baru, perdebatan baru, dan kemarahan baru. Linimasa media sosial berubah menjadi ruang sidang terbuka. Semua ingin berbicara, semua ingin didengar, tetapi sedikit yang benar-benar mau mendengarkan. Kita hidup di zaman ketika suara paling

Indonesia Sedang Bising, Siapa yang Masih Mau Mendengar? Read More »

Merdeka dari Penjajahan yang Tak Terlihat

Bulan Agustus selalu mengingatkan kita pada kemerdekaan. Bendera merah putih berkibar di berbagai sudut negeri, mengingatkan kita pada perjuangan para pahlawan yang telah membebaskan bangsa ini dari penjajahan. Namun hari ini, saya ingin mengajak kita merenung sejenak. Mungkin negeri ini telah merdeka, tetapi belum tentu hati kita. Sebab ada penjajahan yang tidak terlihat. Ia tidak

Merdeka dari Penjajahan yang Tak Terlihat Read More »

Menemukan Cahaya di Tengah Himpitan Badai Kehidupan

Saudara saudariku sebangsa dan setanah air semoga rahmat dan kasih sayang Sang Maha Pencipta senantiasa memeluk hati kita semua di tengah dinamika kehidupan yang sedang tidak mudah ini.   Sepanjang bulan Juni tahun ini kita banyak menyaksikan dan mendengar keluh kesah masyarakat yang terhimpit oleh beratnya gelombang ketidakpastian ekonomi. Banyak keluarga yang kehilangan sumber penghidupan

Menemukan Cahaya di Tengah Himpitan Badai Kehidupan Read More »

Menata Ulang Wadah Rezeki di Persimpangan Tengah Tahun

Saudaraku sebangsa dan setanah air. Memasuki bulan Juni kita tiba di titik persimpangan tengah tahun. Fase ini sering kali menjadi momen yang melelahkan secara mental bagi sebagian orang yang merasa pencapaian karir dan ekonominya belum beranjak sesuai dengan harapan awal tahun. Perasaan cemas kecewa atau bahkan meragukan kemampuan diri sendiri mulai bermunculan dan menciptakan beban

Menata Ulang Wadah Rezeki di Persimpangan Tengah Tahun Read More »

Memaknai Keringat Pekerja sebagai Doa dan Tiang Penyangga Keberlimpahan

Saudaraku sebangsa dan setanah air. Peringatan Hari Buruh pada awal bulan Mei ini sejatinya bukan sekadar ajang unjuk rasa tahunan melainkan pengingat spiritual tentang mulianya sebuah dedikasi. Keringat yang menetes dari para pekerja dalam mencari nafkah halal adalah wujud munajat paling nyata yang langsung menembus pintu langit. Bekerja bukanlah sekadar siklus menukar waktu dengan lembaran

Memaknai Keringat Pekerja sebagai Doa dan Tiang Penyangga Keberlimpahan Read More »

Membasuh Kecemasan Duniawi di Ambang Kemenangan Jiwa

Saudaraku sebangsa dan setanah air, Sepanjang bulan Februari hingga Maret tahun ini kita telah melewati sebuah perjalanan spiritual yang sangat mendalam sekaligus menghadapi realita kehidupan yang semakin menekan. Kita baru saja menuntaskan madrasah suci Ramadan dan menyambut hari kemenangan dengan penuh rasa syukur. Namun kita tidak bisa menutup mata bahwa banyak kerabat kita di luar

Membasuh Kecemasan Duniawi di Ambang Kemenangan Jiwa Read More »

Gemuruh Konflik Dunia dan Mahalnya Harga Kedamaian di Rumah Kita

Saudaraku sebangsa dan setanah air, Bulan-bulan belakangan ini, layar kaca dan telepon genggam kita dipenuhi dengan kabar yang menyesakkan dada. Dari kejauhan, di belahan bumi yang lain, dentuman konflik dan eskalasi ketegangan global kembali memanas. Dampaknya tak lagi sekadar angka dan berita. Bagi sebagian orang ini menyentuh langsung denyut nadi kemanusiaan, menggetarkan rasa kekhawatiran. Di

Gemuruh Konflik Dunia dan Mahalnya Harga Kedamaian di Rumah Kita Read More »

Menghadapi Ketidakpastian Kondisi Ekonomi dengan Hati yang Tenang

Memasuki bulan kedua di tahun 2026, kita kembali diuji oleh narasi ketidakpastian. Di meja makan hingga ke linimasa media sosial, pembicaraan mengenai kenaikan harga kebutuhan pokok dan fluktuasi ekonomi menjadi bising yang sulit dihindari. Bagi banyak orang, berita-berita ini bukan sekadar angka, melainkan beban nyata yang menghimpit dada. Ada rasa was-was: “Cukupkah rezeki saya untuk

Menghadapi Ketidakpastian Kondisi Ekonomi dengan Hati yang Tenang Read More »

Resolusi 2026: Mengapa Ambisi Saja Tidak Cukup untuk Menemukan Kebahagiaan?

Mengapa Ambisi Saja Tidak Cukup untuk Menemukan Kebahagiaan? Oleh Gus Massar. Memasuki pekan-pekan awal tahun 2026, linimasa kita riuh oleh perlombaan resolusi. Seolah-olah, jika kita tidak memamerkan target besar atau pencapaian karier, kita dianggap tertinggal. Namun, di balik kegemilangan angka tersebut, banyak jiwa yang merasa lelah sebelum melangkah. Tekanan untuk sukses secara instan seringkali membuat

Resolusi 2026: Mengapa Ambisi Saja Tidak Cukup untuk Menemukan Kebahagiaan? Read More »