STATEMENT

Membasuh Kecemasan Duniawi di Ambang Kemenangan Jiwa

Saudaraku sebangsa dan setanah air, Sepanjang bulan Februari hingga Maret tahun ini kita telah melewati sebuah perjalanan spiritual yang sangat mendalam sekaligus menghadapi realita kehidupan yang semakin menekan. Kita baru saja menuntaskan madrasah suci Ramadan dan menyambut hari kemenangan dengan penuh rasa syukur. Namun kita tidak bisa menutup mata bahwa banyak kerabat kita di luar […]

Membasuh Kecemasan Duniawi di Ambang Kemenangan Jiwa Read More »

Gemuruh Konflik Dunia dan Mahalnya Harga Kedamaian di Rumah Kita

Saudaraku sebangsa dan setanah air, Bulan-bulan belakangan ini, layar kaca dan telepon genggam kita dipenuhi dengan kabar yang menyesakkan dada. Dari kejauhan, di belahan bumi yang lain, dentuman konflik dan eskalasi ketegangan global kembali memanas. Dampaknya tak lagi sekadar angka dan berita. Bagi sebagian orang ini menyentuh langsung denyut nadi kemanusiaan, menggetarkan rasa kekhawatiran. Di

Gemuruh Konflik Dunia dan Mahalnya Harga Kedamaian di Rumah Kita Read More »

Menghadapi Ketidakpastian Kondisi Ekonomi dengan Hati yang Tenang

Memasuki bulan kedua di tahun 2026, kita kembali diuji oleh narasi ketidakpastian. Di meja makan hingga ke linimasa media sosial, pembicaraan mengenai kenaikan harga kebutuhan pokok dan fluktuasi ekonomi menjadi bising yang sulit dihindari. Bagi banyak orang, berita-berita ini bukan sekadar angka, melainkan beban nyata yang menghimpit dada. Ada rasa was-was: “Cukupkah rezeki saya untuk

Menghadapi Ketidakpastian Kondisi Ekonomi dengan Hati yang Tenang Read More »

Resolusi 2026: Mengapa Ambisi Saja Tidak Cukup untuk Menemukan Kebahagiaan?

Mengapa Ambisi Saja Tidak Cukup untuk Menemukan Kebahagiaan? Oleh Gus Massar. Memasuki pekan-pekan awal tahun 2026, linimasa kita riuh oleh perlombaan resolusi. Seolah-olah, jika kita tidak memamerkan target besar atau pencapaian karier, kita dianggap tertinggal. Namun, di balik kegemilangan angka tersebut, banyak jiwa yang merasa lelah sebelum melangkah. Tekanan untuk sukses secara instan seringkali membuat

Resolusi 2026: Mengapa Ambisi Saja Tidak Cukup untuk Menemukan Kebahagiaan? Read More »

Takdir Bukan Alasan: Tiga Tugas Kita Saat Alam Bicara.

Di bulan ini, hati kita sungguh diuji. Kabar duka silih berganti dari pelosok negeri. Kita bukan hanya membaca statistik tentang rumah roboh atau lahan terendam; kita menyaksikan luka batin yang mendalam dari saudara-saudara kita yang kehilangan segalanya. Bagi mereka, musibah ini adalah goresan takdir yang menguji sampai ke akar-akar kehidupan. Reaksi kita, sebagai orang yang

Takdir Bukan Alasan: Tiga Tugas Kita Saat Alam Bicara. Read More »

Cermin Setahun: Saat Pemimpin Bersumpah, Rakyat Menjaga Marwah

Pembicaraan tentang evaluasi satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo dan Gibran Rakabuming Raka di bulan Oktober lalu kini perlahan mereda. Di antara riuh itu, kita mendengar sebuah ikrar, sebuah sumpah lantang dari para pemimpin kita untuk memberantas ‘mafia’ dan menjaga ‘setiap rupiah’ uang rakyat. Ini adalah niat mulia yang patut kita sambut dengan harapan. Kini, di

Cermin Setahun: Saat Pemimpin Bersumpah, Rakyat Menjaga Marwah Read More »

Neraca Keadilan: Saat Angka-Angka Anggaran Menguji Nurani Bangsa

Hiruk pikuk perpolitikan di bulan yang lalu perlahan mulai mereda. Suara-suara yang meninggi kini kembali lirih, dan perhatian kita yang sempat tersita oleh perdebatan sengit, kini kembali pada rutinitas harian masing-masing. Di saat jeda inilah, di saat suasana lebih hening, adalah waktu terbaik bagi kita untuk merenung, untuk muhasabah sebagai sebuah bangsa. Salah satu perbincangan

Neraca Keadilan: Saat Angka-Angka Anggaran Menguji Nurani Bangsa Read More »

Energi Bangsa di Persimpangan Jalan: Antara Aspirasi Luhur dan Bahaya Hawa Nafsu

Saudaraku se-Tanah Air, Beberapa pekan terakhir, kita kembali menjadi saksi atas denyut nadi bangsa yang berdetak lebih kencang. Di berbagai sudut kota, energi besar anak-anak bangsa tumpah ke jalanan. Gema suara yang berisi harapan, tuntutan, bahkan kekecewaan, terdengar nyaring. Ini adalah sebuah potret demokrasi kita yang hidup; sebuah kewajaran dalam sebuah rumah besar yang penghuninya

Energi Bangsa di Persimpangan Jalan: Antara Aspirasi Luhur dan Bahaya Hawa Nafsu Read More »

Merdeka yang Sesungguhnya: Membebaskan Diri dari Belenggu Tak Terlihat di Usia ke-80 Indonesia

Saudaraku se-Tanah Air, Bulan Agustus kembali menyapa kita dengan gegap gempita. Di setiap sudut jalan, bendera merah putih berkibar dengan gagahnya. Tawa anak-anak terdengar riang dalam lomba panjat pinang dan balap karung. Tahun ini, di usianya yang ke-80, perayaan kemerdekaan bangsa kita terasa semakin istimewa. Sebuah pencapaian usia yang matang, yang patut kita syukuri bersama.

Merdeka yang Sesungguhnya: Membebaskan Diri dari Belenggu Tak Terlihat di Usia ke-80 Indonesia Read More »

“Isu Lingkungan Hidup dan Tanggung Jawab Umat Beragama: Merawat Bumi Sebagai Amanah Ilahi”

Saudaraku, hari ini kita melihat bumi yang kita pijak semakin terluka. Hutan ditebang sembarangan, sungai dipenuhi sampah, udara tercemar, dan iklim makin tak menentu. Semua ini bukan semata-mata bencana alam, tapi akibat perbuatan kita sendiri. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: “Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia…”(QS. Ar-Rum: 41)

“Isu Lingkungan Hidup dan Tanggung Jawab Umat Beragama: Merawat Bumi Sebagai Amanah Ilahi” Read More »